Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI TEBO
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
37/Pid.Sus/2026/PN Mrt Jendro Hadi Wibowo, S.H. JAKA WIRANDA BIN JARYONO Persidangan
Tanggal Pendaftaran Jumat, 13 Mar. 2026
Klasifikasi Perkara Pertambangan Mineral dan Batubara
Nomor Perkara 37/Pid.Sus/2026/PN Mrt
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 09 Mar. 2026
Nomor Surat Pelimpahan B-672/L.5.17/Eku.2/03/2026
Penuntut Umum
NoNama
1Jendro Hadi Wibowo, S.H.
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1JAKA WIRANDA BIN JARYONO[Penahanan]
Advokat
Anak Korban
Dakwaan
  1. DAKWAAN :

---------- Bahwa Terdakwa JAKA WIRANDA Bin JARYONO pada hari Rabu tanggal 07 Januari 2026 sekira pukul 12.30 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu pada tahun 2026, bertempat di Kebun Kelapa Sawit yang beralamat di Dusun Tanjung Kirai Desa Puntikalo Kec. Sumay Kab. Tebo atau setidak-tidaknya pada tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tebo yang berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara ini, melakukan “turut serta melakukan penambangan tanpa izin”. Perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut : -----

  • Bahwa Terdakwa yang tidak mempunyai izin berupa IUP (Izin Usaha Pertambangan), atau IPR (Izin Usaha Pertambangan Rakyat), maupun izin yang lainnya sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batubara melakukan penambangan berupa mineral logam emas dengan cara berawal pada hari Rabu tanggal 07 Januari 2026 sekira pukul 09.00 WIB Terdakwa bersama dengan rekan Terdakwa yaitu Sdr. Dayu berangkat menuju lokasi penambangan yang beralamat di kebun kelapa sawit yang berada di Dusun Tanjung Kirai Desa Punti Kalo Kec. Sumay Kab. Tebo, kemudian pada saat sampai di lokasi, Terdakwa menghidupkan mesin penyedot air dan juga mesin penyedot tanah bercampur pasir kemudian setelah mesin hidup sdr. Dayu memegang stik dan mendorong ke dasar tanah, setelah itu memasang selang spiral ke mesin keong untuk menghisap tanah dan pasir, kemudian sdr. Dayu mengatur gas mesin yang menghisap tanah yang bercampur pasir dengan menggunakan paralon yangmana diparalon tersebut sudah terdapat selang spiral untuk dialirkan ke asbuk, kemudian Terdakwa dengan sdr. Dayu duduk sambil memperhatikan mesin dan air aliran selang spiral, dan jika pipa paralon tersumbat maka Terdakwa memperbaiki posisi selang spiral tersebut.
  • Bahwa selanjutnya sekira pukul 12.30 WIB pada saat Terdakwa sedang melakukan kegiatan penambangan bersama dengan Sdr. Dayu tersebut, Saksi Anggi Febriady, Saksi Asion Ojak Manurung, Saksi Maskoni Darson, dan Saksi Naufal Fajri. Ak yang merupakan Anggota Kepolisian Polres Tebo berhasil melakukan penangkapan terhadap Terdakwa sedangkan Sdr. Dayu berhasil melarikan diri, dan pada saat dilakukan penangkapan terhadap Terdakwa didapatkan barang bukti berupa 1 (satu) buah NS 100, 1 (satu) buah Fanbelt, 1 (satu) buah Dulang, 1 (satu) buah Karpet warna Hitam, 1 (satu) buah Ember warna Hitam, 1 (satu) buah Kain warna Hijau, 1 (satu) buah Gerigen yang berisi BBM Jenis Bio Solar sebanyak ± 25 Liter, 1 (satu) buah Slang Spiral Panjang ± 1 Meter.
  • Bahwa dalam melakukan penambangan berupa mineral logam emas tersebut Terdakwa bersama dengan rekan-rekan Terdakwa bekerja kepada Sdr. Aandriadi dengan akan mendapatkan upah dari presentasi penghasilan emas yang akan didapatkan pada saat melakukan penambangan.
  • Bahwa selanjutnya Terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polres Tebo untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

-----------Perbuatan terdakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 158 jo Pasal 35 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana. ------------

 

 

 

                  Muara Tebo,  09 Maret 2026

                       Jaksa Penuntut Umum,

 

 

 

                   JENDRO HADI WIBOWO, S.H.

                                 AJUN JAKSA

 

 

 

Pihak Dipublikasikan Ya